Selasa, 02 April 2013

Cara Budidaya Tanaman Pisang

,
Cara Budidaya Tanaman Pisang. Pisang merupakan salah satu tanaman yang banyak di budidayakan di Indonesia mulai dari Aceh hingga Papua. Beberapa jenis pisang memiliki nama sesuai dengan nama daerah seperti Pisang Ambon, pisang raja dll. Dalam posting kali ini admin KCM akan menyajikan cara budidaya tanaman pisang tersebut.

Jenis - Jenis Tanaman Pisang
Budidaya pisang hampir ada di seluruh wilayah di Indonesia (terutama di Jabar, Jatim, Jateng, Sulsel, Sumbar, NTB, Sumsel, Lampung, NTT dan Bali).  Daerah sentra produksi pisang diantaranya :
-  Pisang Barangan : sumut
-  Pisang Ambon : lampung, sumbar, jabar, jatim
-  Pisang Raja (bulu, sereh) : jabar, jatim, bali
-  Pisang Kepok : kalimantan, sulawesi
-  Pisang Tanduk: lampung, jabar, jatim
-  Pisang Cavendis : lampung jatim

Klasifikasi Tanaman Pisang
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
     Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
         Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
             Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
                 Kelas: Liliopsida (berkeping satu / monokotil)
                     Sub Kelas: Commelinidae
                         Ordo: Zingiberales
                             Famili: Musaceae (suku pisang-pisangan)
                                 Genus: Musa
                                     Spesies: Musa paradisiaca

Kerabat Dekat
Pisang Ungu, Pisang Batu, Pisang Hias

Kegunaan beberapa jenis tanaman pisang
- Pisang konsumsi untuk pangan
- Pisang untuk diambil seratnya
- Pisang liar (utk hiasan interior, taman) untuk diambil lilinnya
- Pisang tumbuh di perkebunan, pekarangan, ladang dll

Syarat Tumbuh Tanaman Pisang :
- Ketinggian tempat 0 - 2000 m diatas permukaan laut.
- Pisang tidak hidup pada tanah yang mengandung garam 0,07%.
- Suhu optimal 18 – 27 derajat C

Pembibitan Tanaman Pisang
- Perbanyakan dilakukan secara vegetatif berupa tunas (anakan) dengan tinggi anakan untuk bibit 1 – 1,5 m, lebar potongan umbi 15 – 20 cm.
- Anakan diambil dari pohon yang berbuah baik dan sehat.
- Bibit yang baik daun masih berbentuk seperti pedang, helai daun sempit.
- Tanaman untuk bibit ditanam degan jarak tanam 2×2 m
- Satu pohon induk dibiarkan memiliki tunas antara 7- 9.
- Anak pisang di ambil dengan menggunakan cangkul atau tembilang dan perlu diperhatikan agar akar tidak putus semua sehingga pada saat di tanam tidak lama stress.
- Pembibitan pisang juga dapat dilakukan dengan cara kultur jaringan di laboratorium kultur jaringan.

Cara Penanaman Pisang
- Bersihkan lahan dari sisa gulma dan tanaman.
- Jarak tanam 3 x 3 m untuk tanah sedang dan 3,3 x 3,3 m untuk tanah berat.
- Buat lobang tanam dengan ukuran 50 x 50 x 50 cm pada tanah berat dan 30 x 30 x 30 cm pada tanah gembur.
- Penanaman sebaiknya dilakukan menjelang musim hujan (September – Oktober).
- Berikan pupuk dolomit (0,5 – 1 kg/lubang tanam) dan pupuk kandang 15 – 20 kg/lubang tanam.
- Masukkan bibit dengan posisi tegak, tutup terlebih dulu dengan tanah bagian atas diikuti tanah galian bagian bawah.

Pemeliharaan Tanaman Pisang
- Pengendalian gulma dilakukan 3 bulan sekali dengan cara membersihkan sisa gulma menggunakan cangkul di piringan pisang dan pada gawangan dapat di semprot dengan herbisida.
- Penjarangan dilakukan 6 bulan sekali dengan cara menyisakan 3 batang anakan pada satu rumpun.
- Sanitasi dilakukan setiap bulan untuk membersihkan daun yang sudah mengering.
- Buah yang sudah besar dapat di berikan sungkup berupa karung atau plastik agar tidak di serang oleh lalat buah.

Pemupukan Tanaman Pisang
Sebelum penanaman, lubang tanam diberi pupuk kandang sebanyak 10 kg/lubang, dan dibiarkan selama 1-2 minggu. Pupuk kimia yang diberikan meliputi 350 kg Urea, 150 kg SP36, dan 150 kg KCl per hektar per tahun, atau 0,233kg Urea, 0,10 kg SP36, dan 0,10 kg KCl per tanaman. Untuk tanaman yang baru ditanam, pemupukan dilakukan sebanyak 3 kali, yaitu ¼ bagian saat tanam dan sisanya dibagi 2, yaitu pada umur 3 bulan dan 6 bulan. Pupuk diletakkan pada alur dangkal berjarak 60-70 cm dari tanaman, dan ditutup tanah. Sedangkan untuk tanaman berumur 1 tahun atau lebih, pupuk diberikan 2 kali, yaitu pada awal musim hujan dan menjelang akhir musim hujan.

Hama dan Penyakit Tanaman Pisang
Hama
a. Ulat daun (Erienota thrax.)
Menyerang daun. Gejala: daun menggulung seperti selubung dan sobek hingga tulang daun.

b. Uret kumbang (Cosmopolites sordidus)
Menyerang kelopak daun, batang. Gejala: lorong-lorong ke atas/bawah dalam kelopak daun, batang pisang penuh lorong. Pengendalian: sanitasi rumpun pisang, bersihkan rumpun dari sisa batang pisang, gunakan PESTONA.

c. Nematoda (Rotulenchus similis, Radopholus similis)
Menyerang akar. Gejala : tanaman kelihatan merana, terbentuk rongga atau bintik kecil di dalam akar, akar bengkak. Pengendalian: gunakan bibit yang tahan, tingkatkan humus tanah dan gunakan lahan dengan kadar lempung kecil.

d. Ulat bunga dan buah (Nacoleila octasema.)
Menyerang bunga dan buah. Gejala: pertumbuhan buah abnormal, kulit buah berkudis. Adanya ulat sedikitnya 70 ekor di tandan pisang.

Penyakit
a. Penyakit darah
Penyebab : Xanthomonas celebensis (bakteri). Menyerang jaringan tanaman bagian dalam. Gejala: jaringan menjadi kemerah-merahan seperti berdarah. Pengendalian: Pemberian Natural GLIO sebelum tanam, dan membongkar dan membakar tanaman yang sakit.

b. Panama
Penyebab: jamur Fusarium oxysporum. Menyerang daun. Gejala : daun layu dan putus, mula-mula daun luar lalu bagian dalam, pelepah daun membelah membujur, keluarnya pembuluh getah berwarna hitam. Pengendalian : Pemberian Natural GLIO sebelum tanam, membongkar dan membakar tanaman yang sakit.

c. Bintik daun
Penyebab: jamur Cercospora musae. Menyerang daun dengan gejala bintik sawo matang yang makin meluas. Pengendalian: : Pemberian Natural GLIO sebelum tanam.

d. Layu
Penyebab : bakteri Bacillus sp. menyerang akar. Gejala: tanaman layu dan mati. Pengendalian : membongkar dan membakar tanaman yang sakit, Natural GLIO diawal tanaman

e. Daun pucuk
Penyebab : virus dengan perantara kutu daun Pentalonia nigronervosa. Menyerang daun pucuk. Gejala: daun pucuk tumbuh tegak lurus secara berkelompok. Pengendalian: Mengendalikan kutu duan dengan Natural BVR, membongkar dan membakar tanaman yang sakit.

Panen Tanaman Pisang
- Ciri khas panen adalah mengeringnya daun bendera. Buah 80 - 100 hari dengan siku-siku buah yang masih jelas sampai hampir bulat.
- Buah pisang dipanen bersama-sama dengan tandannya. Panjang tandan yang diambil adalah 30 cm dari pangkal sisir paling atas. Gunakan pisau yang tajam dan bersih waktu memotong tandan.

Demikian informasi tentang cara budidaya tanaman pisang semoga dapat bermanfaat bagi kita dan jangan lupa untuk membaca cara budidaya tanaman yang lainya.
Jika Anda Suka Dengan Artikel di Atas Silahkan Dibagikan Melalui Widget Dibawah Ini

Artikel Terkait pertanian

0 komentar to “ Cara Budidaya Tanaman Pisang ”

Posting Komentar

Jika kamu suka dengan artikel blog ini silahkan berlangganan lewat Email secara gratis, silahkan masukkan email kamu dan klik LANGGANAN:

Delivered by FeedBurner